SIM, Adistya Desmyana, Prof. Dr. Hapzi Ali, CMA, Sistem Manajemen Database, Universitas Mercubuana, 2017
Database Management System
Database adalah suatu
kumpulan data terhubung yang disimpan secara bersama-sama pada suatu media,
yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu,
menggunakan software untuk melakukan manipulasi untuk kegunaan tertentu.
Sistem database management juga merupakan salah satu system informasi
yang dipakai di perusahaan perusahaan. Oleh karena itu, hubungannya tugas
analisis dan pengembangan system informasi dengan database management system ialah
kita bisa menganalisis dan mengembangkan database management system jika ada
hal- hal yang kurang di system ini. Berikut tahap-tahap mengembangkan dan
menganalisis database management:
a. Pengembangan Sistem Basis Data yang Terdiri 3 Tahapan
Pengembangan sistem basis data yang terdiri dari 3 tahapan adalah sebagai berikut:
1. Analisis
2. Desain / Perancangan
3. Implementasi
Pengembangan sistem basis data yang terdiri dari 3 tahapan adalah sebagai berikut:
1. Analisis
2. Desain / Perancangan
3. Implementasi
Tahapan analisis, meliputi beberapa langkah, yaitu:
1. Menentukan masalah utama dan lingkup sistem.
2. Mengumpulkan fakta yang berhubungan dengan masalah.
3. Menganalisa fakta-fakta.
4. Menentukan alternatif pemecahan yang mungkin.
5. Memilih alternatif pemecahan masalah.
6. Pembuatan studi kelayakan.
7. Laporan ke manajemen.
1. Menentukan masalah utama dan lingkup sistem.
2. Mengumpulkan fakta yang berhubungan dengan masalah.
3. Menganalisa fakta-fakta.
4. Menentukan alternatif pemecahan yang mungkin.
5. Memilih alternatif pemecahan masalah.
6. Pembuatan studi kelayakan.
7. Laporan ke manajemen.
Tahapan perancangan, meliputi beberapa langkah:
1. Review kebutuhan.
2. Desain umum.
3. Desain terinci, meliputi:
a. Desain input
b. Desain proses
c. Desain output
d. Desain basis data
e. Desain dialog
4. Laporan ke manajemen
1. Review kebutuhan.
2. Desain umum.
3. Desain terinci, meliputi:
a. Desain input
b. Desain proses
c. Desain output
d. Desain basis data
e. Desain dialog
4. Laporan ke manajemen
Implementasi, meliputi beberapa langkah yaitu:
1. Review desain.
2. Penjadwalan tugas pengembangan.
3. Coding program.
4. Testing program, meliputi:
a. Testing modul.
b. Testing menyeluruh.
5. Pelatihan petugas.
6. Konversi sistem.
7. Laporan ke manajemen.
1. Review desain.
2. Penjadwalan tugas pengembangan.
3. Coding program.
4. Testing program, meliputi:
a. Testing modul.
b. Testing menyeluruh.
5. Pelatihan petugas.
6. Konversi sistem.
7. Laporan ke manajemen.
b. Pengembangan Sistem Basis Data yang Terdiri 5 Tahapan
Pengembangan sistem basis data yang terdiri dari 5 tahapan adalah sebagai berikut:
1. Perencanaan
2. Analisis
3. Desain / Perancangan
4. Implementasi
5. Penggunaan / review / evaluasi
Pengembangan sistem basis data yang terdiri dari 5 tahapan adalah sebagai berikut:
1. Perencanaan
2. Analisis
3. Desain / Perancangan
4. Implementasi
5. Penggunaan / review / evaluasi
Perancangan merupakan tahap paling awal yang memberikan pedoman dalam
melakukan langkah selanjutnya. Tahap perencanaan meliputi kegiatan sebagai
berkut:
1. Mengenali masalah
2. Menentukan masalah
3. Menentukan masalah
4. Mengenali kendala
5. Studi kelayakan
6. Laporan ke manajemen
1. Mengenali masalah
2. Menentukan masalah
3. Menentukan masalah
4. Mengenali kendala
5. Studi kelayakan
6. Laporan ke manajemen
Analisis sistem (system analysis) merupakan tahap setelah perencanaan
sebelum perancangan. Analisis sistem sangat menentukan keberhasilan
pengembangan sistem basis data, karena kesalahan dalam tahap ini akan
mempengaruhi langkah pengembangan selanjutnya.. Tahap analasis sistem meliputi
kegiatan sebagai berikut:
1. Menentukan kebutuhan informasi
2. Menentukan kriteria kinerja sistem
3. Laporan ke manajemen
1. Menentukan kebutuhan informasi
2. Menentukan kriteria kinerja sistem
3. Laporan ke manajemen
Tahap setelah analisis sistem adalah perancangan sistem (system design). Tahap
perancangan berupaya menentukan dan menggambarkan bagaimana suatu sistem akan
dapat menyelesaikan suatu permasalahan.
Perancangan sistem dapat diartikan sebagai:
1. Tahap setelah analisis sistem.
2. Pendefinisian kebutuhan fungsional.
3. Persiapan untuk rancang bangun implementasi.
4. Menggambarkan bagaimana suatu sistem akan dibentuk.
5. Penggambaran, perencanaan, dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi.
6. Tahap yang menyangkut konfigurasi komponen perangkat lunak dan perangkat keras sistem.
1. Tahap setelah analisis sistem.
2. Pendefinisian kebutuhan fungsional.
3. Persiapan untuk rancang bangun implementasi.
4. Menggambarkan bagaimana suatu sistem akan dibentuk.
5. Penggambaran, perencanaan, dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi.
6. Tahap yang menyangkut konfigurasi komponen perangkat lunak dan perangkat keras sistem.
Perancangan sistem meliputi kegiatan sebagai berikut:
1. Menyiapkan desain terinci.
2. Identifikasi konfigurasi perangkat keras dan perangkat lunak.
3. Evaluasi konfigurasi sistem alternative.
4. Memilih konfigurasi perangkat keras dan perangkat lunak terbaik.
5. Laporan ke manajemen.
1. Menyiapkan desain terinci.
2. Identifikasi konfigurasi perangkat keras dan perangkat lunak.
3. Evaluasi konfigurasi sistem alternative.
4. Memilih konfigurasi perangkat keras dan perangkat lunak terbaik.
5. Laporan ke manajemen.
Tahap perancangan sistem dapat di kelompokkan dalam dua bagian, yaitu:
1. Perancangan sistem secara umum (general system design) atau desain konseptual (conceptual design) atau perancangan logika (logical design).
2. Perancangan sistem secara terinci (detailed system design) atau perancangan sistem secara fisik (physical system design) perancangan internal (internal design).
1. Perancangan sistem secara umum (general system design) atau desain konseptual (conceptual design) atau perancangan logika (logical design).
2. Perancangan sistem secara terinci (detailed system design) atau perancangan sistem secara fisik (physical system design) perancangan internal (internal design).
Implementasi sistem merupakan tahap untuk merealisasikan hasil desain /
perancangan sistem yang telah dilakukan sebelumnya ke dalam bentuk yang
sebenarnya. Implementasi sistem meliputi kegiatan sebagai berikut:
1. Menyiapkan perangkat keras.
2. Menyiapkan perangkat lunak
3. Menyiapkan basis data.
4. Menyiapkan fasilitas fisik.
5. Melatih pemakai.
6. Laporan ke manajemen.
1. Menyiapkan perangkat keras.
2. Menyiapkan perangkat lunak
3. Menyiapkan basis data.
4. Menyiapkan fasilitas fisik.
5. Melatih pemakai.
6. Laporan ke manajemen.
Penggunaan / review / evaluasi merupakan tahap terakhir dalam pengembangan
sistem basis data, yaitu berupa penggunaan / operasi hasil implementasi sistem.
Penggunaan / review / evaluasi sistem meliputi kegiatan sebagai berikut:
1. Operasional sistem.
2. Evaluasi sistem.
3. Memelihara kinerja sistem.
4. Meningkatkan kinerja sistem.
5. Laporan ke manajemen.
1. Operasional sistem.
2. Evaluasi sistem.
3. Memelihara kinerja sistem.
4. Meningkatkan kinerja sistem.
5. Laporan ke manajemen.
Tujuan Pengembangan
Sistem Basis Data
·
Akses data yang fleksibel (data flexibility)
·
Pemeliharaan Integritas data (data integrity)
·
Proteksi data dari kerusakan dan akses ilegal
(data security)
·
Menghilangkan ketergantungan data pada program
aplikasi (data independence)
Tipe- Tipe Database Management System
ORACLE
Oracle adalah Database relasional yang terdiri dari kumpulan
data dalam suatu sistem manajemen Database RDBMS. Perusahaan Software Oracle
memasarkan jenis Database ini untuk bermacam-macam aplikasi yang bisa berjalan
pada banyak jenis dan merk perangkat keras komputer (platform).
Keunggulan Oracle dibanding dengan database yang lain :
·
Scalability, memiliki kemampuan menangani banyak
user yang melakukan koneksi secara bersamaan tanpa berkurangnya performance.
·
Reliability, memiliki kemampuan untuk melindungi
data dari kerusakan jika terjadi kegagalan fungsi pada sistem seperti disk
failure.
·
Serviceability, memiliki kemampuan untuk
mendeteksi masalah, kecepatan dalam mengkoreksi kesalahan, dan kemampuan
melakukan konfigurasi ulang struktur data.
·
Stability, memiliki kemampuan untuk crash karena
beban load yang tinggi. Hal ini berkaitan dengan scability.
·
Availability, yaitu kemampuan dalam penanganan
crash atau failure agar service dapat tetap berjalan.
·
Multiplatform, dapat digunakan pada banyak
sistem operasi seperti seperti windows, unix, linux, dan solaris.
·
Mendukung data yang sangat besar, Oracle dapat
menampung data hampir 512 pet byte (1 pet byte = 1.000.000 gigabyte).
·
Sistem sekuriti yang cukup handal
·
Dapat menampung hampir semua tipe data seperti
data teks, image, sound, video, dan time series
Kekurangan Oracle antara lain :
·
Merupakan software DMBS yang paling mahal,
paling rumit, dan paling sulit untuk dipelajari.
·
Membutuhkan spesifikasi hardware yang tinggi
untuk dapat menjalankan software DMBS Oracle supaya berjalan dengan stabil.
·
Hanya diperuntukan bagi perusahaan berukuran
besar, dan tidak cocok untuk perusahaan kecil maupun menengah.
MICROSOFT SQL SERVER
Microsoft SQL Server merupakan produk RDBMS ( Relational
Database Management System) yang di buat oleh Microsoft.
Kelebihan Microsoft SQL Server antara lain :
·
Cocok untuk perusahaan dengan skala kecil,
menengah, dan besar sehingga mampu untuk mengolah data dengan jumlah yang
besar.
·
Memiliki kemampuan untuk management user dan
tiap user bisa diatur hak akses terhadap suatu database oleh database
administrator.
·
Untuk diterapkan pada pembangunan suatu program
aplikasi, akan mudah dalam melakukan koneksi dengan computer client yang
pembangunan aplikasinya menggunakan software yang sama platform dengan MS-SQL,
misalnya Microsoft Visual Basic.
·
Memiliki tingkat pengamanan / security data yang
baik.
·
Memiliki kemampuan untuk back-up data, rollback
data, dan recovery data.
·
Memiliki kemampuan untuk membuat database
mirroring dan clustering.
Kekurangan Microsoft SQL Server antara lain :
·
Hanya dapat diimpelementasikan pada 1 unit
server, jika terdapat tambahan server maka hanya akan berfungsi sebagai pasif /
standby server (tidak memiliki kemampuan Technology Cluster Server seperti
halnya pada DMBS Oracle).
·
Hanya bisa berjalan pada satu platform system
operasi yaitu Microsoft Windows.
·
Merupakan software berlisensi dan berharga mahal
untuk perusahaan skala kecil dan menengah.
MYSQL
MySQL adalah sebuah perangkat lunak Pembuat database yang
bersifat terbuka atau open source dan berjalan disemua platform baik Linux
maupun Si Windows,MySQLmerupakan program pengakses database yang bersifat
network sehingga dapat digunakan untuk aplikasi Multi User (Pengguna Banyak).
Kelebihan MySQL antara lain:
·
Merupakan DBMS yang gratis / open source
berlisensi GPL (generic public license).
·
Cocok untuk perusahaan dengan skala yang kecil.
·
Tidak membutuhkan spesifikasi hardware yang
tinggi untuk bisa menjalankan MWSQL ini bahkan dengan spesifikasi hardware yang
minimal sekalipun.
·
Bisa berjalan pada lebih dari satu platform
system operasi, misalnya windows, linux, FreeBSD, Solaris, dan masih banyak
lagi.
·
Cepat dalam menjalankan perintah SQL /
Structured Query Languagemisalnya ketika akan menyeleksi suatu data atau
memasukkan suatu data karena MYSQL merupakan turunan dari konsep SQL.Multi
user, artinya database dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu bersamaan
tanpa mengalami masalah atau konflik.
·
MYSQL memiliki ragam tipe data yang sangat kaya,
seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp,
dan lain-lain.
·
MYSQL memiliki beberapa lapisan keamanan,
seperti subnetmask, namahost, dan izin akses user dengan system perijinan yang
mendetail serta sandi/password terenkripsi.
·
MYSQL dapat melakukan koneksi dengan computer
client menggunakan Protokol TCP/IP, Unix Socket (UNIX), atau Named Pipes
(windows NT).
·
MYSQL memiliki antar muka / interface terhadap
berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API
(Application Programming Interface).
·
Command and function, MYSQL memiliki fungsi dan
operator secara penuh yang mendukung perintah select dan where dalam query.
·
Structure Table, MYSQL memiliki struktur tabel
yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE dibandingkan DBMS lainnya.
Kekurangan MySQL antara lain:
·
Tidak cocok untuk menangani data dengan jumlah
yang besar, baik untuk menyimpan data maupun untuk memproses data.
·
Memiliki keterbatasan kemampuan kinerja pada
server ketika data yang disimpan telah melebihi batas maksimal kemampuan daya
tampung server karena tidak menerapkan konsep Technology Cluster Server.
1.
DBMS atau database
management system ini merupakan perangkat lunak (software) yang dipakai untuk membangun basis data yang berbasis
komputerisasi. DBMS ialah perantara untuk user dengan basis data,
untuk dapat berinteraksi dengan DBMS dapat memakai bahasa basis data yang sudah
di tentukan oleh perusahaan DBMS. Bahasa basis data umumnya terdiri dari
berbagai macam instruksi yang diformulasikan sehingga instruksi tersebut dapat
di proses oleh DBMS
Adapun beberapa contoh dari DBMS,
diantaranya seperti di bawah ini:
1. MySQL
Kelebihannya:
- Free/gratis.
- Selalu stabil dan cukup
tangguh.
- Keamanan yang cukup baik.
- Sangat mendukung transaksi,
dan dukungan dari banyak komunitas.
- Sangat fleksisbel dengan
barbagai macam program.
- Perkembangan yang cepat.
Kekurangannya:
- Kurang mendukung koneksi
bahasa pemerograman misalnya seperti Visual Basic (VB), Foxpro, Delphi
sebab koneksi ini dapat menyebabkan field yang dibaca harus sesuai dengan
koneksi bari bahasa pemerograman visual tersebut.
- Data yang dapat ditangani
belum besar dan belum mendukung widowing Function.
2. Oracle
Kelebihannya:
- Terdapat beragan fitur yang
bisa memenuhi tuntutan fleksibilitas dari organisasi atau perusahaan yang
besar.
- Bisa mendayaggunakan lebih
dari satu server dan penyimpanan data dengan cukup mudah.
- Performa pemrosesan
transaksi yang sangat tinggi.
Kekurangannya:
- Pemakaiannya membutuhkan
dana atau biaya karena mahal dan diperlukan DBA yang cukup handal
sebab DBMS ini cukup rumit.
3. Microsoft SQL server
Kelebihannya:
- DBMS ini sangat cocok untuk
perusahaan mikro, menengah hingga perusahaan besar karena mampu mengelola
data yang besar.
- Mempunyai kelebihan
untuk men-manage user serta tiap user-nya dapat
diatur hak aksesnya terhadap pengaksesan database oleh DBA.
- Tingkat pengamanan datanya
sangat baik.
- Dapat melakukan atau
memiliki back-up, recovery, dan rollback data.
- Kelebihan lainnya mempunyai
kemampuan membuat database mirroring dan juga culustering.
Kekurangannya:
- Hanya bisa berjalan pada
platform OS (Operasi system) Microsoft windows.
- Perangkat lunak (software) ini
berilisensi dan tentunya pemakaiannya membutuhkan biaya yang tergolong
cukup mahal.
2.
Basis data relational adalah sekumpulan
tabel-tabel yang memiliki hubungan relasi secara matematika dan logika. Hubungan
relasi antar tabel pada umumnya berupa query, yakni tata aturan relasi yang sudah
disusun berdasarkan desain dan teknik basis data tertentu yang digunakan. Query
menjelaskan hubungan antar tabel secara matematika dan logika. Query terdiri
dari operasi-operasi matematika dan logika yang diterapkan pada sekumpulan
tabel. Basis data relational dibangun dari sekumpulan tabel yang memiliki hubungan
relasi, dimana relasi itu dinyatakan dengan query
Contoh produk DBMS terkenal yang menggunakan model relasional
antara lain adalah :
·
DB2 (IBM)
·
Rdb/VMS (Digital Equipment Corporation)
·
Oracle (Oracle Corporation)
·
Informix (Informix Corporation)
·
Ingres (ASK Group Inc)
·
Sybase (Sybase Inc)
3.
Pengertian Field, Record, byte, dan File
·
Field adalah kumpulan dari karakter yang
membentuk satu arti, maka jika terdapat field misalnya seperti NomerBarang atau
NamaBarang, maka yang dipaparkan dalam field tersebut harus yang berkaitan
dengan nomer barang dan nama barang. Atau definisi field yang lainnya yaitu
tempat atau kolom yang terdapat dalam suatu tabel untuk mengisikan nama-nama
(data) field yang akan di isikan.
·
Record adalah kumpulan field yang sangat
lengkap, dan biasanya dihitung dalam satuan baris. Tabel adalah merupakan
kumpulan dari beberapa record dan juga field.
·
File adalah terdiri dari record-record yang
menggambarkan dari satu kesatuan data yang sejenis. Misalnya seperti file nama
barang berisikan data tentang semua nama barang yang ada.
·
Byte adalah Satuan untuk menyatakan banyaknya data, ukuran/besarnya
file, kapasitas memori atau media simpan (misalnya hard disk, flash disk,
compaq disk dll). Satu byte nilainya setara dengan satu karakter.
Daftar Pustaka
Komentar