SIM, Adistya Desmyana, Prof. Dr. Hapzi Ali, CMA, Sumberdaya Komputasi dan Komunikasi, Universitas Mercubuana, 2017

LANGKAH-LANGKAH ANALISA SISTEM
Di dalam tahap analisa sistem terdapat langkah-langkah dasar yang harus dilakukan oleh, sebagai berikut:
·         Identify, yaitu mengidentifikasikan masalah
Mengidentifikasi (mengenal) masalah merupakan langkah pertama yang dilakukan dalam tahap analisis sistem. Masalah dapat didefinisikan sebagai suatu pertanyaan yang diinginkan untuk dipecahkan. Masalah inilah yang menyebabkan sasaran dari system tidak dapat dicapai. Oleh karena itu langkah pertama yang harus dilakukan oleh analis sistem adalah mengidentifikasi terlebih dahulu masalah-masalah yang terjadi.
·         Understand, yaitu memahami kerja dari sistem yang ada
Langkah ini dapat dilakukan dengan mempelajari secara terinci bagaimana sistem yang ada beroperasi. Diperlukan data yang dapat diperoleh dengan cara melakukan penelitian. Bila di tahap perencanaan sudah pernah diadakan penelitian, sifatnya masih penelitian pendahuluan (preliminary survey). Sedangkan pada tahap analisis sistem, penelitiannya bersifat penelitian terinci (detailed survey).
·         Analyze, menganalisis system
Langkah ini dilakukan berdasarkan data yang telah diperoleh dari hasil penelitian yang telah dilakukan. Seperti tahu letak kelemahan system, apa yang bisa dikerjakan oleh system, bagaimana cara kerjanya dan apakah system telah melakukan sesuai dengan keinginan manajemen. Setelah itu timbulah pertanyaan apakah system tersebut sudah melakukan tugasnya dengan baik dan bermanfaat? Jika tidak perlu adanya pengembangan system agar bekerja lebih optimal
Sasaran yang diinginkan oleh sistem yang baru ditentukan oleh kriteria penilaian sebagai berikut :
§  Relevance,
§  Capacity,
§  Efficiency,
§  Timeliness,
§  Accessibility,
§  Flexibility,
§  Accuracy,
§  Reliability,
§  Security,
§  Economy,
§  Simplicity
Berdasarkan pertanyaan dan kriteria ini, selanjutnya analis system akan dapat melakukan analis dari hasil penelitian dengan baik untuk menemukan kelemahan dan permasalahan dari sistem yang ada.
Pengembangan sistem metode alternatif dapat berupa pengembangan sistem metode :

1)      paket (package),
Ketersediaan paket harus diperiksa, apakah paket harus dibeli atau mengembangkan STI sendiri.
Kelebihan:
·         Kualitas paket yang baik
·         Dapat digunakan sketika
·         Harga paket relative murah
·         Dapat digunakan untuk rekayasa ulang proses bisnis
·         Kompatibel dengan sesame pengguna paket

Kelemahan:
·         Tidak sesuai untuk aplikasi yang unik
·         Perbaikan, modifikasi dan pengembangan paket sulit dikerjakan sendiri
·         Basis data tidak terintegrasi dengan aplikasi lainnya
·         Ketergantungan dari pemasok
·         Tidak memberikan keuntungan kompetisi

2)      metode prototip (prototyping)
Prototyping adalah pengembangan yang cepat dan pengujian terhadap model kerja (prototipe) dari aplikasi baru melalui proses interaksi dan berulang-ulang yang biasa digunakan ahli sistem informasi dan ahli bisnis.

Keunggulan prototyping adalah :
1. Adanya komunikasi yang baik antara pengembang dan pelanggan.
2. Pengembang dapat bekerja lebih baik dalam menentukan kebutuhan pelanggan.
3. Pelanggan berperan aktif dalam pengembangan sistem.
4. Lebih menghemat waktu dalam pengembangan sistem.
5. Penerapan menjadi lebih mudah karena pemakai mengetahui apa yang diharapkannya.

Kelemahan prototyping adalah :
1. Pelanggan tidak melihat bahwa perangkat lunak belum mencerminkan kualitas perangkat lunak secara keseluruhan dan belum memikirkan peneliharaan dalam jangka waktu yang lama.
2. Pengembang biasanya ingin cepat menyelesaikan proyek sehingga menggunakan algoritma dan bahasa pemrograman sederhana.
3. Hubungan pelanggan dengan komputer mungkin tidak menggambarkan teknik perancangan yang baik.

3)      metode pengembangan oleh pemakai (end user computing atau end user devolopment)
Jika dampaknya sempit, yaitu hanya pada individu pemakai sistem yang sekaligus pengembang sistem itu saja, maka EUC (end user computing) dapat dilakukan. Sebaliknya jika dampaknya luas sampai ke organisasi, pengembangan sistem EUC akan berbahaya, karena jika terjadi kesalahan, dampaknya akan berpengaruh pada pemakai sistem lainnya atau pada organisasi secara luas.

• Kelebihan
o Menghindari masalah kemacetan di departmen sistem informasi jika harus dikembangkan di departmen tsb.
o Kebutuhan pemakai sistem dapat lebih terpenhi.
o Meningkatkan keterlibatan pemakai didalam pengembangan sistem.

• Kekurangan
o Tidak semua pemakai sistem mempunyai pemahaman tentang teknologi sistem informasi.
o Memiliki risiko mengganggu bahkan merusak sistem informasi lain.
o Kelemahan teknis.

4) metode outsercing.

Outsourcing adalah metode penggunaan sumber daya manusia yang berasal dari pihak eksternal (pihak ketiga) untuk menangani atau membangun sistem perusahaan dengan cara membeli aplikasi dengan vendor.

Perbedaan metode konvensional dengan metode alternatif. Dengan metode pengembangan secara konvensional, yaitu metode siklus hidup pengembangan sistem, yang dikembangkan oleh analisis sistem. Alasan menggunakan metode ini digunakan untuk mengembangkan sistem teknologi informasi yang kompleks. Selanjutnya pengembangan sistem teknologi informasi alternatif model paket dilakukan dengan membeli paket perangkat lunak yang ada. Paket sekarang banyak tersedia di pasaran karena banyak aplikasi bisnis yang bersifat umum seperti tersedia di pasaran karena banyak aplikasi bisnis yang bersifat umum seperti misalnya aplikasi akuntasi, keungan dan aplikasi-aplikasi lainnya. Jika paket tersedia perusahaan tidak perlu merancang dan menulis program sendiri aplikasinya.di dalam memilih paket, terdapat beberapa faktor yang harus diperhatikan yaitu : 1) spesifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan, 2) ketersedian paket, 3) mengevaluasi kemampuan paket.

Apabila paket tidak tersedia, prioritas kedua biasanya jatuh pada outsourcing. Berikutnya yang perlu dipertimbangkan adalah metode prototyping. Metode prototyping banyak digunakan untuk mengembangkan sistem teknologi informasi yang harus segera dioperasikan.


Pemberdayaan data secara elektronik lebih baik dibanding dengan manual bisa kita lihat dengan kelebihan sebagai berikut:
·         Keakuratan data lebih besar dibanding dengan manual
·         Menyimpan informasi dalam jumlah yang sangat besar dalam ruang yang kecil tetapi mudah diakses
·         Memungkinkan pengaksesan data yang sangat banyak di seluruh dunia dengan cepat dan murah
·         Dengan timbulnya  permasalahan dalam masyarakat maju yang semakin sedikit memiliki waktu luang serta permasalahan yang kompleks, maka dengan adanya system secara elektronik meningkatkan efektivitas dan efisiensi orang-orang yang bekerja dalam kelompok dalam suatu tempat atau pada beberapa lokasi
Alasan mengapa software yang kita beli melalui konsultan IT lebih mahal dibanding dengan software yang dijual umum karena software tersebut sesuai dengan apa yang manajemen butuh dan inginkan dengan secara rinci. Sedangkan software yang kita beli belum tentu selengkap dan senyaman dengan apa yang manajemen mau. Biasanya masih banyaknya variasi variasi yang tidak bisa dilengkapi oleh software yang dijual umum. Itulah sebabnya mengapa perusahaan rela membayar mahal dengan membeli ke konsultan karena mereka dapat persis dengan apa yang mereka butuh

Daftar Pustaka:


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SIM, Adistya Desmyana, Hapzi ali, Implementasi Sistem Informasi Manajemen pada Perusahaan, Universitas Mercubuana, 2017

SIM, Adistya Desmyana, Hapzi ali, Pengembangan Sistem, 2017

Sim, adistya desmyana, hapzi ali, informasi dalam pelaksanaannya, universitas mercubuana, 2017